RAMADHAN yang berbeda
Tahun 2019 adalah ramadhan pertama ku tanpa papa dan
berlangsung di tengah pandemi yang makin membuat ramadhan ini terasa sepi.Papa
meninggalkan kami Des 2018.Kepergian papa banyak meninggalkan kenangan , banyak
sesuatu yang seharusnya bisa di usahakan dan ada rasa sesal yang belum
tertuntaskan.
Kenangan dari sahur dan berbuka bersama sangat terasa solat
berjamaah yang biasa dilakukan kini tak bisa lagi hingga obrolan dan kebiasaan
yang dilakukan menjelang berbuka puasa.
Saat sahur dan berbuka pasti ada secangkir teh manis dan
buah dan setelah itu solat magrib bersama setelah solat langsung makanan berat karena itu kebiasaan
papa.
Selama bulan ramadhan biasanya papa akan mengkhatamkan Al
Quran , kerinduan akan suara papa mengaji yang tidak akan pernah terobati ,
kami tidak akan pernah lagi melihat sosok yang berpakain koko dan sarung yang 5
waktunya selalu berjamaah di mushola.
Kerinduan ini hanya bisa kusampaikan lewat doa dan Al
Fatihah setiap aku mengingatmu.Ramadhan setelah kepergian mu tidak akan pernah
sama lagi , ramadhan yang berbeda.
Papa aku rindu…
Semoga setiap doaku sampai ke papa disana , smoga kita
dipertemukan lagi di syurga, aamiin
Comments
Post a Comment